pengaruh dan dampak globalisasi
terhadap kehidupan masyarakat
KATA
PENGANTAR
Puji syukur
saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya
sehingga saya dapat menyelesaikan Karya Ilmiah PKN ini dengan baik.
Karya Ilmiah
ini diharapkan mampu membantu saya dalam memperdalam mata pelajaran PKN dalam
kegiatan belajar. Selain itu, Karya Ilmiah ini diharapkan agar dapat menjadi
bacaan para pembaca agar menjadi warga negara yang baik dan bertanggung jawab
karena materi ini disajikan mengarah pada terbentuknya arah globalisasi yang
berpengaruh terhadap kehidupan social dan budaya.
Oleh karena
itu, Karya Ilmiah ini diharapkan agar bangsa Indonesia memiliki sikap yang
kritis terhadap situasi, kondisi dan juga dapat menerima perubahan-perubahan
yang terjadi dalam kehidupan masyarakat Indonesia.
Akhir kata,
saya ucapkan terima kasih kepada para pembaca yang sudah berkenan membaca Karya
Ilmiah ini dengan tulus ikhlas. Semoga Karya Ilmiah ini dapat bermanfaat,
khususnya bagi saya dan pembaca. Amin
Cianjur, 11
Februari 2013
Penulis
ABSTRAK
Globalisasi
adalah keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia di seluruh
dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan
bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi
semakin sempit.
Globalisasi
secara fisik ditandai dengan perkembangan kota-kota yang menjadi bagian dari
jaringan kota dunia. Hal ini dapat dilihat dari infrastruktur telekomunikasi,
jaringan transportasi, perusahaan-perusahaan berskala internasional serta
cabang-cabangnya.
Dampak
Positif :
·
Perubahan tata nilai dan sikap
·
Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi
·
Tingkat kehidupan yang lebih baik
Dampak
Negatif :
·
Pola hidup konsumtif
·
Sikap individualistik
·
Gaya hidup kebarat-baratan
·
Kesenjangan Sosial
DAFTAR ISI
JUDUL
…………………………………………………………………………………………….. i
KATA
PENGANTAR …………………………………………………………………………. ii
ABSTRAK
…………………………………………………………………………………………. iii
DAFTAR ISI
……………………………………………………………………………………… iv
BAB I
PENDAHULUAN …………………………………………………………………….. 1
I.1 Latar
belakang ……………………………………………………………………………. 1
I.2 Rumusan
Masalah ………………………………………………………………………. 1
I.3 Tujuan
………………………………………………………………………………………. 1
BAB II
KAJIAN TEORITIS ……………………………………………………………….. 2
II.1
Pengertian Globalisasi ………………………………………………………………… 2
II.2 Proses
Globalisasi ……………………………………………………………………… 2
II.3 Dampak
Globalisasi …………………………………………………………………… 3
II.3.1
Dampak Positif ………………………………………………………………… 3
II.3.2
Dampak Negatif ……………………………………………………………….. 5
II.4
Pengaruh Globalisasi ………………………………………………………………….. 6
II.5 Contoh
Kasus ……………………………………………………………………………. 7
BAB III
PENUTUP …………………………………………………………………………….. 8
III.1
Kesimpulan ……………………………………………………………………………… 8
III.2
Saran……………………………………………………………………………………….. 8
III.3
Penutup …………………………………………………………………………………… 8
DAFTAR
PUSTAKA ………………………………………………………………………….. 9
BAB I
PENDAHULUAN
I.1.
Latar Belakang
Manusia
telah mengalami perkembangan dalam setiap periode waktu yang dilewatinya, dari
zaman purbakala sampai dengan zaman sekarang. Peradaban manusia telah mengalami
kemajuan sampai sekarang. Perkembangan manusia pun semakin barkembang pesat.
Perkembangan itu membawa perubahan – perubahan besar pada kehidupan manusia.
Misalnya, pada pakaian, teknologi, makanan, dsb. Sebagai contoh misalnya
Indonesia. Indonesia pada saat ini, sudah mulai mengikuti perkembangan dunia.
Hal ini dapat disebut bahwa Indonesia mengalami proses globalisai. Untuk itu,
karya tulis ilmiah ini akan memberitahukan dampak – dampak dari globaliasasi
dan cara- cara penanggulangan dampak negatif globalisasi.
I.2. Rumusan
Masalah
a)
Apa yang dimaksud dengan globalisasi?
b)
Bagaimana proses globalisasi?
c)
Hal – hal apa saja yang timbul akibat proses globalisasi?
d)
Pengaruh apa yang dibawa oleh globalisasi?
e)
Bagaimana sikap kita agar tidak terbawa pengaruh arus negatif
globalisasi?
I.3. Tujuan
Tujuannya
dari laporan yang saya buat ini adalah :
·
kita dapat mengetahui dampak yang ditimbulkan dari proses
globaliasasi baik dampak positif maupun dampak negatif.
·
Dan kita dapat mengetahui bagaimana sikap kita dalam
menerima perubahan – perubahan yang terjadi dalam kehidupan masyarakat
Indonesia.
BAB II
KAJIAN
TEORITIS
II.1.
Pengertian Globalisasi
Kata
globalisasi diambil dari global yang maknanya universal. Globalisasi belum
memiliki definisi atau pengertian yang pasti kecuali sekedar definisi kerja
sehingga maknanya tergantung pada sudut pandang orang yang melihatnya.
Ada beberapa
definisi global yang dikemukakan oleh beberapa orang sebagai berikut :
a.
Malcom Waters, seorang professor sosiologi dari Universitas Tasmania,
berpendapat, globalisasi adalah sebuah proses social yang berakibat pembatasan
geografis pada keadaan social budaya menjadi kurang penting yang terjelma di
dalam kesadaran orang.
b.
Emanuel Richter, guru besar pada ilmu politik Universtas Aashen, Jerman,
berpendapat, bahwa globalisasi adalah jaringan kerja global secara bersamaan
yang menyatukan masyarakat yang sebelumnya terpencar-pencar dan terisolasi
kedalam saling ketergantungan dan persatuan dunia.
c.
Princenton N Lyman, mantan duta besar AS di Afrika Selatan, berpendapat
bahwa globalisasi adalah pertumbuhan yang sangat cepat atas saling
ketergantungan dan hubungan antara Negara-negara di dunia dalam hal perdagangan
dan keuangan.
d.
Selo Soemardjan, bapak Sosiologi Indonesia, berpendapat bahwa Globalisasi
adalah terbentuknya organisasi dan komunikasi antara masyarakat di seluruh
dunia untuk mengikuti sistem dan kaidah yang sama.
II.2. Proses
Globalisasi
Globalisasi
sebagai suatu proses bukanlah suatu fenomena baru karena proses globalisasi
sebenarnya telah ada sejak berabad-abad lamanya. Di akhir abad ke-19 dan awal
abad ke-20 arus globalisasi semakin berkembang pesat di berbagai negara ketika
mulai ditemukan teknologi komunikasi, informasi, dan transportasi. Loncatan
teknologi yang semakin canggih pada pertengahan abad ke-20 yaitu internet dan
sekarang ini telah menjamur telepon genggam (handphone) dengan segala
fasilitasnya.
Bagi
Indonesia, proses globalisasi telah begitu terasa sekali sejak awal
dilaksanakan pembangunan. Dengan kembalinya tenaga ahli Indonesia yang
menjalankan studi di luar negeri dan datangnya tenaga ahli (konsultan) dari
negara asing, proses globalisasi yang berupa pemikiran atau sistem nilai
kehidupan mulai diadopsi dan dilaksanakan sesuai dengan kondisi di Indonesia.
Globalisasi
secara fisik ditandai dengan perkembangan kota-kota yang menjadi bagian dari
jaringan kota dunia. Hal ini dapat dilihat dari infrastruktur telekomunikasi,
jaringan transportasi, perusahaan-perusahaan berskala internasional serta
cabang-cabangnya.
II.3. Dampak
Globalisasi
II.3.1.
Dampak Positif
Dampak
positif globalisasi adalah sebagai berikut:
a.
Perubahan Tata Nilai dan Sikap
Adanya
globalisasi dalam budaya menyebabkan pergeseran nilai dan sikap masyarakat yang
semua irasional menjadi rasional.
b.
Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi
Dengan
berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat menjadi lebih mudah dalam
beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju.
c.
Tingkat Kehidupan yang lebih Baik
Dibukanya
industri yang memproduksi alat-alat komunikasi dan transportasi yang canggih
merupakan salah satu usaha mengurangi penggangguran dan meningkatkan taraf
hidup masyarakat.
Dampak
positif globalisasi menurut bidangnya, adalah:
1.
Globalisasi bidang hukum, pertahanan, dan keamanan.
a.
Semakin menguatnya supremasi hukum, demokratisasi, dan tuntutan terhadap
dilaksanakannya hak-hak asasi manusia.
b.
Menguatnya regulasi hukum dan pembuatan peraturan perundang-undangan yang
memihak dan bermanfaat untuk kepentingan rakyat banyak.
c.
Semakin menguatnya tuntutan terhadap tugas-tugas penegak hukum yang lebih
profesional, transparan, dan akuntabel.
2.
Globalisasi bidang sosial budaya.
a.
Meningkatkan pemelajaran mengenai tata nilai sosial budaya, cara hidup,
pola pikir yang baik, maupun ilmu pengetahuan dan teknologi dari bangsa lain
yang telah maju.
b.
Meningkatkan etos kerja yang tinggi, suka bekerja keras, disiplin,
mempunyai jiwa kemandirian, rasional, sportif, dan lain sebagainya.
3.
Globalisasi bidang ekonomi sektor perdagangan.
a.
Liberalisasi perdagangan barang, jasa layanan, dan komodit lain memberi
peluang kepada Indonesia untuk ikut bersaing mereput pasar perdagangan luar
negeri, terutama hasil pertanian, hasil laut, tekstil, dan bahan tambang.
b.
Arus masuk perdagangan luar negeri menyebakan defisit perdagangan
nasional.
4.
Globalisasi bidang ekonomi sektor produksi.
Adanya
kecenderungan perusahaan asing memindahkan operasi produksi perusahaannya ke
negara-negara berkembang dengan pertimbangan keuntungan geografis.
II.3.2
Dampak Negatif
Dampak
negatif globalisasi adalah sebagai berikut :
a.
Pola Hidup Konsumtif
Perkembangan
industri yang pesat membuat penyediaan barang kebutuhan masyarakat melimpah.
Dengan begitu masyarakat mudah tertarik untuk mengonsumsi barang dengan banyak
pilihan yang ada.
b.
Sikap Individualistik
Masyarakat
merasa dimudahkan dengan teknologi maju membuat mereka merasa tidak lagi
membutuhkanorang lain dalam beraktivitasnya. Kadang mereka lupa bahwa mereka
adalah makhluk sosial.
c.
Gaya Hidup Kebarat-baratan
Tidak semua
budaya Barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia. Budaya negatif yang mulai
menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat kepada orang tua, kehidupan
bebas remaja, dan lain-lain.
d.
Kesenjangan Sosial
Apabila
dalam suatu komunitas masyarakat hanya ada beberapa individu yang dapat
mengikuti arus globalisasimaka akan memperdalam jurang pemisah antara individu
dengan individu lain yang stagnan. Hal ini menimbulkan kesenjangan sosial.
Dampak
negatif globalisasi menurut bidangnya, adalah:
1.
Globalisasi bidang hukum, pertahanan, dan keamanan.
a.
Peran masyarakat dalam menjaga keamanan, kedaulatan, dan
ketertiban negara semakin berkurang karena hal tersebut sudah menjadi tanggung
jawab pihak tentara dan polisi.
b.
Perubahan dunia yang cepat, mampu mempengaruhi pola pikir
masyarakat secara global. Sifat – sifat masyarakatnya adalah pragmatisme,
hedonisme, primitif,dan konsumerisme
c.
Semakin lunturnya semangat gotong-royong, solidaritas,
kepedulian, dan kesetiakawanan sosial sehingga dalam keadaan tertentu.
2.
Globalisasi bidang sosial budaya.
a.
Semakin mudahnya nilai-nilai barat masuk ke Indonesia baik
melalui internet, media televisi, maupun media cetak yang banyak ditiru oleh
masyarakat.
b.
Semakin memudarnya apresiasi terhadap nilai-nilai budaya
lokal yang melahirkan gaya hidup berikut ini. Individualisme (mengutamakan
kepentingan diri sendiri).
II.4.
Pengaruh Globalisasi
Di Zaman
Globalisasi saat ini banyak pengaruh yang mempengaruhi remaja. Ada pengaruh
yang positif ada juga pengaruh yang negatif. Sebagai remaja yang baik kita
harus memanfaatkan alat – alat / teknologi yang sudah canggih sehingga mampu
menguasainya.
Indonesia
adalah negara yang masyarakatnya mempunyai etika yang baik. Tapi saat ini
banyak sekali remaja yang tidak sopan, tidak menghormati orang yang lebih tua
darinya. Mungkin itu adalah pengaruh negatif dari Globalisasi. Dan itu
menyebabkan pergaulan bebas, narkoba, dll. Hal – hal itulah yang harus kita
hindari.
Tapi kita
juga tidak boleh menyalahkan adanya Zaman Globalisasi, karena jika tidak ada
Zaman Globalisasi kita tidak akan mengenal alat – alat komunikasi yang canggih.
Nilai moral bangsa dinilai dari etika masyarakatnya. Jadi, jika ingin mempunyai
nilai moral bangsa yang baik kita harus menjaga etika. Gunakan slogan ” Jika
ingin dihormati, Hormatilah orang lain.” Agar kita sopan terhadap orang lain.
Jadi, kita dianggap bangsa yang berbudi baik dimata bangsa lain.
Etika
seharusnya diajarkan sejak dini oleh orang tuanya. Anak biasanya menirukan
kegiatan orang tuanya,maka dari itu orang tua seharusnya melakukan kegiatan yang
mampu memberikan arti etika baik. Dan mampu dimengerti oleh si anak. Dengan
didikan yang baik anak tersebut akan menjadi anak yang sopan kelak. Dan anak
tersebut juga harus mempunyai iman yang kuat. Sehingga, mampu melawan pengaruh
buruk Globalisasi seperti Narkoba, Sex bebas, dll.
Oleh karena
itu, agar kita tidak terjerumus ke dalam pengaruh negatif globalisasi kita
harus mengikuti langkah – langkah seperti berikut:
a.
Menumbuhkan semangat nasionalisme yang tangguh, misal
semangat mencintai produk dalam negeri.
b.
Menanamkan dan mengamalkan nilai- nilai Pancasila dengan
sebaik- baiknya.
c.
Menanamkan dan melaksanakan ajaran agama dengan sebaik-
baiknya.
d.
Selektif terhadap pengaruh globalisasi di bidang politik,
ideologi, ekonomi, sosial budaya bangsa.
e.
Perlunya perhatian para orang tua dalam memantau pergaulan
dan cara hidup anaknya.
II.5. Contoh
Kasus
Ada contoh
kasus seorang pria 17 tahun, kecanduan games sejak kelas I SMA. Awalnya ia
seorang murid teladan di sekolahnya, kemudian ia menjadi pencandu games setelah
perceraian kedua orang tuanya. Akhirnya ia sekarang ini ditangani psikiater
karena ia mulai sering membayangkan dirinya menjadi salahsatu pemain peran dari
games yang dimainkannya. Ia mulai tidak bisa membedakan antara dunia nyata dan
dunia maya. Latar belakang keluarga, ayah pengusaha, ibunya guru salah satu
SMA.
BAB III
PENUTUP
III.1.
Kesimpulan
Kita harus
bersikap selektif dalam mengikuti perkembangan globalisasi. Ambilah sisi
positif dari proses globalisasi. Dengan adanya proses globalisasi dalam
kehidupan, kita dapat memperoleh informasi dengan cepat, membuat kehidupan
semakin baik, makin berkembangnya teknologi. Orang tua adalah orang yang
berperan penting dalam mendidik anak agar tidak terbawa arus negative
globalisasi.
III.2. Saran
Dengan
begitu, kami menyarankan agar kalian jangan sampai terbawa hal – hal buruk
dalam pergaulan. Dan untuk para orang tua, kalian adalah orang yang sangat
penting dalam hal mengontrol anak anda, apalagi yang memiliki anak remaja,
pengawasan orang tua adalah yang paling utama sebelum pengawasan guru, teman,
maupun orang lain.
Dan kalian harus bersikap selektif dalam mengikuti setiap
perkembangan globalisasi. Dan gunakanlah teknologi,informasi, dan komunikasi
dengan sebaik – baiknya.
III.3.
Penutup
Sekian hal –
hal yang dapat kami bahas dan sampaikan. Mohon maaf bila ada salah kata. Mudah
– mudahan dapat bermanfaat bagi kalian. Dan kami mengharapkan sumbangan
pikiran, kritikan, maupun saran. Terima Kasih.
DAFTAR
PUSTAKA
1.
Kuntowijoyo, Budaya Elite dan Budaya Massa dalam Ecstasy Gaya
Hidup: Kebudayaan Pop dalam Masyarakat Komoditas Indonesia, Mizan 1997.
2.
Sapardi Djoko Damono, Kebudayaan Massa dalam Kebudayaan Indonesia:
Sebuah Catatan Kecil dalam Ecstasy Gaya Hidup: Kebudayaan Pop dalam Masyarakat
Komoditas Indonesia, Mizan 1997.
3.
http://www.isomwebs.com/2012/karya-ilmiah-pengaruh-globalisasi-terhadap-eksistensi-kebudayaan-daerah
4.
http://afand.abatasa.com/post/detail/2761/dampak-positif-dan-dampak-negatif–globalisasi-dan-modernisasi
diakses pada 2 Oktober 2011
sumber: http://www.neodv8.co/contoh-karya-ilmiah-lengkap-terbaru/